Selasa, 05 April 2011

Wine Versi 1.3.17 telah hadir | Review Wine 1.3.17


Bagi pengguna linux, mungkin Wine sudah tak asing lagi ditelinga karena dengan kemampuannya yang dapat menjalankan aplikasi Windows di linux. Baru-baru ini Wine rilis versi terbaru yaitu 1.3.17 dan apa yang baru dari versi terbaru ini?

Setelah saya cicipi ternyata ada fitur terbaru yaitu Winetricks, anda dapat menemukannya pada Main Menu >> Wine >> Winetricks. Buka, lalu anda akan melihat jendela dengan penuh option.

Jika anda telah menginstallnya mungkin anda dapat mencoba semua fitur yang menarik ini untuk membuktikan kehebatannya. Ketika saya mencobanya, langsung saja pandangan mata tertuju pada option “Install a game” apa sih yang menarik dari option ini? Ternyata didalamnya tersimpan beberapa list games Windows lengkap dengan keterangannya yang kemungkinan besar dapat disupport oleh program Wine ini.

Wow coba anda lihat, banyak sekali...!!! jika ingin memainkan dari beberapa game tersebut anda hanya memilihnya lalu perhatikan pada keterangan “media”, jika disana terdapat keterangan “download” maka program ini akan mendownloadnya lalu menginstallnya secara otomatis, jika keterangannya “manual_download” maka anda akan diantar ke website dari game tersebut untuk mendownloadnya secara manual.

Hebatnya lagi ternyata disana terdapat option “Delete ALL DATA AND APPLICATIONS INSIDE THIS WINEPREFIX”, ini sama seperti uninstall. Kita ketahui bahwa dalam menguninstall program, linux sangat mengecewakan karena file icon atau yang lainnya masih tersisa yang akhirnya harus menghapus secara manual. Tapi tidak dengan fitur ini, ia akan membersihkannya bekas-bekas file yang terinstall.

Sekarang program yang diinstall dengan wine dapat dibersihkan kembali komponen-komponen yang tertinggal setelah menguninstallnya, tapi agak sedikit lama lenyapnya...gak apa dech...!!!

Namun kekurangannya yaitu sama seperti versi sebelumnya, kacau jika menjalankan program yang tidak punya "header caption" seperti Winamp. Efek yang ditimbulkan yaitu program Winamp akan lenyap jika dibawa ke pojok layar, tapi kita dapat mengakalinya dengan merubah settingan yang terdapat pada Wine configuration >> Graphics. Lalu aktifkan “Emulate a virtual desktop”, pilih ukuran virtual desktop sesuka hati dan tidak lupa klik “OK”.

Jika anda ingin mencobanya tulis perintah dibawah ini pada console:

sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa

sudo apt-get update
sudo apt-get install wine1.3


situs resmi: http://www.winehq.org/


0 komentar:

Posting Komentar